Divi Review

Siapa sih yang tak kenal dengan Divi theme? Sebagi pengguna WordPress, pastinya Anda sudah kenal dengan nama ini. 

Bagi yang belum tahu, di ulasan kali ini kami akan membantu Anda untuk memutuskan apakah tema populer ini adalah pilihan terbaik untuk Anda atau tidak. Pasalnya tema sangat penting untuk situs website. 

Divi menjadi tema multiguna yang menarik untuk digunakan. Tema ini memadukan tema tradisional dengan visual bawaan, Divi Builder seret dan lepas yang juga hadir dalam versi plugin terpisah. 

Anda bisa menggunakan tema ini sebagai tema biasa di mana Anda bisa mengatur bagian header, footer atau tata letak memakai opsi penyesuaian bawaan Divi.

Atau di Divi 4.0, Anda bisa menggunakan Divi Theme Builder untuk mendesain 100% situs dengan antarmuka visual Divi yang menarik. 

Dengan segala fleksibilitas yang diberikan tersebut, Anda bisa dengan mudah memakai tema ini untuk segala hal. 

Mulai dari blog hingga toko online eCommerce, situs bisnis, portofolio dan masih banyak lainnya.

Bagi yang masih pemula, tentunya Anda sedikit bingung dengan tema WordPress ini. Namun tenang saja karena di artikel ini kami akan membahas dan menjelaskannya supaya sebelum menggunakan tema Anda bisa tahu dan tidak bingung. 

Berikut informasi penting yang ingin kami berikan.

Bagian Utama Tema Divi

Mengenal bagian tema Divi menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Dengan memahami bagian ini, Anda bisa tahu menu apa saja yang nanti dibutuhkan saat menggunakan tema Divi. 

Akhirnya kesempatan membangun website yang bagus dan menarik lebih terbuka. Berikut bagian-bagian utama yang dimiliki Divi;

1. Divi Builder

Divi Builder menjadi hal menarik yang dimiliki Divi yang membedakannya dengan tema lain di WordPress. 

Ini merupakan pembuat halaman visual seret dan lepas yang dibangun langsung ke tema yang Anda miliki. 

Anda bisa menggunakannya dengan hal yang sama seperti Beaver Builder, Elementor Pro dan lain-lainnya.

Perbedaan utamanya, Divi Builder bisa Anda temukan di dalam tema meskipun Anda juga bisa mendapatkannya di versi plugin yang berdiri sendiri. 

Bagi yang tidak terbiasa dengan builder, bisa dipastikan Divi menjadi hal yang sangat direkomendasi untuk digunakan. 

Karena bisa menampilkan desain khusus tanpa harus tahu kode terlebih dahulu.

Dengan Divi Builder, Anda bisa melakukan beberapa hal seperti antarmuka seret dan lepas dan sebagainya. 

Anggap saja bagian ini sama dengan Squarespace atau Wix tapi untuk WordPress. 

Anda juga bisa bekerja di antarmuka visual yang menarik. Dimana Anda bisa melihat dengan baik bagaimana desain terlihat oleh pengunjung.

Anda bisa mengontrol tata letak menggunakan kolom dan baris. Selain itu bisa menambahkan konten baru dengan nenambah modul yang berbeda. 

Misal mempunyai satu modul untuik tombol, modul lainnya untuk gambar dan sebagainya. Setiap modul yang dihadirkan di sini punya pengaturan rinci masing-masing.

Akhirnya Anda bisa mengontrol bagian gaya, spasi dan fitur sesuai keinginan. 

Misalnya ingin mengedit modul formulir kontak, Anda bisa mengontrol bagian formulir, pemberitahuan dan gaya terlebiih dahulu. 

Dengan menggabungkan keseluruhan hal tersebut Anda bisa mengedit dan membuat desain khusus tanpa berinteraksi dengan kode.

2. Pembuat tema Divi / Divi theme builder

Divi theme builder memakai antarmuka Divi Builder yang sama dengan yang dijelaskan di atas. 

Namun perbedaannya, memungkinkan pengguna untuk menerapkan Divi Builder ke template tema Anda. 

Misal Anda ingin menggunakannya untuk mendesain tajuk tema ataupun template entri blog yang digunakan semua entri blog Anda.

Hal ini memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan 100% situs menggunakan antarmuka visual Divi Builder yang menjadi salah satu fitur paling hebat saat ini. 

Misalnya Anda bisa membuat satu template untuk posting blog Anda dan kemudian semua posting blog Anda akan secara otomatis memakai desain itu. Anda tidak perlu membuat ulang desain secara manual lagi.

Atau bahkan Anda juga bisa membuat template yang berbeda untuk setiap postingan blog di kategori berbeda yang akhinya membuka banyak fleksibilitas saat digunakan. 

Terakhir juga bukan untuk postingan blog. Anda juga bisa memakainya untuk semua jenis konten yang diperlukan. 

Misalnya Anda mempunyai toko WooCommerce, Anda bisa menggunakan fitur ini untuk membuat template khusus halaman produk tunggal maupun tata letak toko.

3. Library Template

Meskipun Divi Builder memberi kemampuan membuat 100% desain khusus dari awal, Anda tidak perlu melakukannya lagi. Pasalnya Divi hadir dengan pustaka template yang sangat besar. 

Ini menjadi desain siap pakai yang bisa Anda impor dan kemudian 100% tinggal disesuaikan memakai Divi Builder.

Hingga saat ini, Divi sudah memiliki 1383 lebih tata letak yang siap pakai yang bisa dipilih. 

Secara keseluruhan dibagi menjadi 187 paket tata letak. Semua paket tersebut merupakan kumpulan template bertema. Misalnya sekumpulan template yang memang difokuskan untuk membantu Anda saat membangun situs web.

Anda juga bisa menyimpan hasil desain sendiri sebagai template yang nanti bisa digunakan. 

Atau Anda bisa menyimpan bagian sebagai modul global yang memungkinkan Anda memakai kembali satu template di banyak template. Sekaligus memperbarui semua template tersebut dengan mengedit template aslinya saja.

4. Opsi penyesuai

Untuk menyesuaikan tata letak tema dan gaya, Divi memakai penyesuai WordPress asli. 

Hal ini sangat bagus karena memungkinkan Anda untuk melihat pratinjau setiap perubahan yang Anda buat secara real time. Ini fungsinya seperti tema WordPress pada umumnya.

Misal, jika ingin menyesuaikan tajuk, Anda bisa membuka pengaturan tersebut di penyesuai dan membuat perubahan sesuai kebutuhan. 

Atau tentu saja Anda juga bisa melewati pengaturan ini dan hanya menggunakan Pembuat tema saja. Jadi semuanya tinggal disesuaikan oleh masing-masing pengguna saja.

5. Opsi tema Divi

Selanjutnya, Divi juga hadir dengan area opsi tema backend yang mereka miliki sendiri. 

Anda bisa menggunakan arena ini untuk mengontrol lebih banyak pengaturan fungsional atau integrasi. 

Misalnya memungkinkan Anda untuk menambahkan cuplikan kode ke tema, misalnya kode pelacakan Google Analytics.

Keunggulan Divi Theme

Setiap tema yang dihadirkan di WordPress pastinya punya keunggulan masing-masing. Inilah yang membuat Anda harus cerdas dan teliti untuk menentukan apakah tema benar-benar cocok untuk website atau tidak. 

Berbicara mengenai Divi, berikut beberapa keunggulan yang mereka tawarkan;

1. Mudah untuk digunakan

Divi sangat mudah untuk digunakan sehingga Anda bisa membuat situs website dalam waktu yang singkat. 

Divi Builder yang ditambahkan di pembaruan Divi 4.0 memungkinkan pengguna membuat situs website di front end secara real time. Dengan kata lain, Anda bisa melihat perubahan ketika melakukan perubahan tersebut.

Akhirnya Anda tidak harus bolak balik ke back end dan pastinya menghemat waktu. Semua elemen yang dihadirkan juga bisa disesuaikan dengan gampang. Anda tinggal mengarahkan dan klik saja. 

Jika ingin memindahkan elemen, Anda mempunyai fungsionalitas seret dan lepas yang bisa digunakan.

Anda tidak membutuhkan keterampilan pengkodean untuk menggunakan Divi. Pembuat halaman juga menawarkan halaman visual yang memiliki kontrol desain penuh. 

Di saat yang sama, Anda mendapat editor kode berfitur lengkap yang membuat pengguna bisa menambah gaya dan kode CSS khusus. Akhirnya membuat website menjadi menyenangkan dan mudah untuk dilakukan.

2. 40 elemen situs website

Situs website yang berfungsi penuh pastinya memiliki banyak elemen yang berbeda. Anda bisa mendapat tombol, gambar, akordeon, pencarian, gambar, toko, postingan blog, CTA dan masih banyak lainnya. 

Setiap elemen tersebut tinggal disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pengguna saja.

Untuk membantu Anda membuat situs website yang profesional tanpa menginstal plugin tambahan terlebih dahulu, Divi juga menyediakan 40 elemen situs website. 

Anda yang membutuhkan komentar, blog, ikon mengikuti media sosial dan sebagainya, Divi siap mendukung dengan elemen yang mereka tawarkan.

Setiap elemen yang dihadirkan di Divi sangat responsif. Artinya Anda bisa mudah membuat situs website yang responsif dan tampak hebat. 

Pastinya website juga bisa bekerja dengan bagus di semua perangkat, termasuk seluler.

3. 1000+ tata letak situs web buatan

Dengan menggunakan Divi, Anda bisa membangun situs website dari awal atau menginstal salah satu dari 1000 tata letak yang sudah disiapkan sebelumnya. 

Benar, Divi sudah menghadirkan 1000 lebih tata letak situs website yang bisa digunakan secara gratis. 

Anda cukup menginstall tata letak dari perpustakaan Dobvis dan menyesuaikan hingga Anda menggunakannya.

Menariknya, tata letak ini juga baru ditambahkan dalam hitungan beberapa minggu sekali. Artinya Anda pasti memiliki inspirasi baru saat ingin membangun situs web. 

Bagian baiknya, semua tata letak tersebut dilengkapi dengan banyak ikon, ilustrasi bebas royalti dan ikon sehingga Anda bisa mulai bekerja sesuai keinginan.

Tata letaknya juga hadir dalam banyak kategori. Misalnya tata letak tajuk header, elemen navigasi, modul konten dan masih banyak lagi pilihan lain. Semuanya bisa digunakan sesuai keinginan. 

Anda bisa membangun beragam situs website, mulai dari niaga, restoran, agensi, kursus online menggunakan tema ini.

4. Memiliki kustomisasi dengan kontrol desain lengkap

Jumlah penyesuaian atau kustomisasi yang diberikan Divi sangat lengkap. Semuanya bisa disesuaikan dengan detail terbaik didalamnya. 

Anda bisa menyesuaikan bagian seperti font, spasi, latar belakang, pembagi bentuk, efek dan menambahkan CSS kustom sesuai kebutuhan masing-masing.

Anda juga tidak perlu bingung saat ingin menyesuaikan situs website. Pasalnya Divi membuatnya menjadi lebiih mudah dengan membuat halaman visual intuitif. 

Anda cukup klik elemen yang ingin digunakan saja dan pekerjaan langsung selesai.

Kekurangan Divi

Divi juga memiliki kekurangan seperti tema WordPress pada umumnya Kekurangannya mencangkup opsi yang terlalu banyak sehingga lumayan membingungkan bagi penggunanya. 

Termasuk pengguna pemula. Jadi tidak heran sebelum menggunakan Divi, Anda harus menyesuaikan diri terlebih dahulu.

Cara Mudah Menggunakan Divi Untuk Tema Website

Cara menggunakan Divi untuk situs website tidaklah sulit. Dengan antarmuka yang sederhana membuat pengguna makin nyaman dengan tema ini. 

Belum lagi fitur yang dihadirkan, seret dan lepas memudahkan pengguna pemula untuk berkreasi dengan Divi. 

Seperti yang sudah disebutkan, ada dua cara untuk menggunakan dan membuat Divi di situs website.

  1. Anda bisa memakai opsi penyesuai tema Divi untuk mengontrol footer, tata letak template dan mengontrol tajuk. Kemudian menggunakan Divi Builder untuk mengontrol konten halaman yang sebenarnya.
  2. Anda bisa menggunakan Divi Theme Builder untuk mendesain 100% situs menggunakan editor visual. Ini termasuk footer, header dan sebagainya.

Bagi yang pemula, kami akan membahas dua cara di atas secara keseluruhan. Bagaimana cara menggunakannya, Anda bisa cek di ulasan berikut.

Opsi 1 Menggunakan Opsi Tema + Divi

Cara pertama ini menjadi cara asli untuk membangun situs website dengan DIVI. Ini menjadi cara paling cepat untuk memulai dan memberi Anda banyak kendali atas situs website. Berikut rangkuman penggunaannya:

1. Menyiapkan opsi tema Divi

Pertama, Anda harus menggunakan pengaturan Divi di penyesuai WordPress asli untuk mengatur bagian header, tata letak blog, footer dan sebagainya.

Anda juga bisa menggunakan area pengaturan Divi di bagian belakang untuk mengontrol informasi detail lainnya.

2. Memakai Divi Builder untuk mendesain konten

Setelah memiliki kanvas dasar untuk situs website, Anda kemudian bisa memakai Divi Builder untuk mendesain konten yang sebenarnya. 

Misalnya Anda bisa menggunakannya dengan menyiapkan beranda, halaman tentang, halaman kontan dan sebagainya.

Hanya dengan memakai metode tersebut, Anda sudah mepunyai banyak kendali untuk membangun situs website kustom sesuai keinginan. 

Namun jika ingin lebih banyak kontrol, Anda bisa menggunakan metode yang kedua. Di sana ada bberapa tambahan menarik yang bisa digunakan.

Opsi 2 : gunakan pembuat tema lengkap Divi

Cara lain untuk membuat situs website adalah menggunakan pembuat tema baru untuk semuanya. 

Hal ini memberi Anda fleksibilitas karena bisa mengontrol setiap elemen di situs Anda memakai visual, antarmuka seret dan lepas. Sayangnya, membutuhkan banyak waktu untuk bisa menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Pasalnya Anda harus mendesain setiap elemen yang dihadirkan di sini. Meskipun begitu Anda tetap bisa mencampurkan atau mencocokkan jika ingin. 

Misal, Anda bisa membuat Pembuat Tema untuk mengontrol tajuk Anda. Namun tetap memakai footer default tema yang diterapkan di penyesuai WordPress.

Untuk menyiapkannya, Anda bisa membuka bagian Divi dan memilih Pembuat Tema. Setelah itu, Anda akan melihat prompt untuk Add Global Header / Body / Footer. Ini merupakan template default yang digunakan Divi untuk setiap bagian situs Anda. 

Tak hanya template global, Anda juga bisa membuat banyak template untuk jenis konten tertentu.

Akhirnya Anda mendapat fleksibilitas yang benar-benar memukau. 

Misalnya Anda bisa memakai satu template untuk postingan blog tapi juga membuat template terpisah menggunakan postingan Review yang otomatis menggantikan template global. 

Di bawah bagian tersebut, ada beragam opsi yang bisa didapat untuk menargetkan kerangka.

Secara keseluruhan, cara ini memang lumayan memakan waktu dan pastinya membutuhkan tenaga. 

Tidak heran karena lumayan rumit dibanding cara sebelumnya. Hanya saja pilihan ini juga memberi banyak fleksibilitas yang Anda harapkan. 

Anda bisa memutuskan apakah trade off itu sepadan untuk Anda atau jika lebih suka bisa memakai opsi yang pertama.

Harga Divi Theme

Tema Divi tersedia sebagai bagian dari keanggotaan tema elegan yang memberi Anda akses ke semua produk tema elegan dan menggunakannya untuk situs tak terbatas. 

Hal penting saat menggunakan Divi adalah Anda bisa mendapat kedua tema Divi dan plugin di harga yang sama.

Tak hanya itu, Anda juga mendapat alat berguna lain seperti Bloom untuk email options dan Monarch untuk berbagi ke media sosial. 

Untuk membeli keanggotaan milik Divi, Anda punya dua pilihan opsi sebagai berikut:

  1. Akses dengan dukungan satu tahun, $89
  2. Akses untuk dukungan seumur hidup $249

Anda juga bisa mendapat kupon khusus yang bisa menurunkan harga dengan biaya akhir $70 dan $199.

FAQ Divi

Selama melakukan review Divi, ada beberapa pertanyaan yang sering dilontarkan oleh para pengguna. Berikut kami rangkumkan:

Ini adalah pertanyaan subjektif yang artinya semua orang punya perbedaan pendapat. 

Tapi pertanyaan ini adalah umum. Menurut kami, tema ini adalah tema WordPress terbaik untuk beberapa orang tertentu. 

Artinya, tema ini bukan tema WordPress untuk semua situasi. Namun menjadi pilihan terbaik jika ingin mengontrol desain atau gaya penuh atas situs website Anda.

Iya, Divi Builder juga hadir di versi plugin yang memungkinkan Anda memakai bangunan halaman drag and drop visual dengan tema WordPress apapun. Ini menjadi pilihan yang bagus jika Anda hanya memperdulikan drag and drop Divi Builder.

Divi bukan menjadi tema WordPress yang tercepat di WordPress saat ini. Namun juga bukan menjadi tema yang buruk dari sisi kinerjanya. Selama Anda menerapkan praktis terbaik untuk kinerja WordPress, Anda bisa membuat situs website dengan tema Divi menjadi cepat dan dapat diandalkan.

Divi masuk sebagai bagian keanggotaan tema elegen yang paling banyak digunakan saat ini. Untuk harga juga lumayan mahal tapi tetap sebanding dengan fitur yang mereka tawarkan. Anda harus membayar $89 untuk mendapat satu tahun akses atau $249 untuk mendapat akses seumur hidup. Ada diskon hingga 20% jika Anda menginginkannya.

Ya. Tema Divi sudah menerapkan semua fitur yang perlu diikuti di tema WordPress untuk SEO yang baik. Tentu saja menentukan tema untuk SEO sangat penting. Namun tema tidak terlalu berkaitan dengan SEO. Pastinya Anda harus mempertimbangkan konten yang bagus serta mendapat tuatan balik juga hal penting untuk SEO.

Divi adalah tema yang ungguil di sisi fleksibilitas desain untuk pengguna. Artinya, pengguna bisa menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing saja. 

Anda dapat mendesain website tanpa ahli dalam pengkodeaan.